Header Ads

Indonesia Police Monitoring : "Jangan Ada Lagi Pernyataan Spekulatif Terkait Kematian Brigadir J"


Jakarta- meraknusantara.com, -Jenazah Brigadir J telah selesai menjalani autopsi ulang yqng dilakukan oleh Polri bersama Persatuan Dokter Forensik Indonesia yang juga melibatkan pihak external seperti Komnas HAM dan Kompolnas serta unsur pihak yang mewakipi keluarga Brigadir J. Sebagaimana disampaikan Kapolri Jendral Listyo Sigit bahwa hasilnya nanti akan diumumkan ke publik setelah semua proses selesai dilaksankan sesuai kaidah keilmuan bidanf forensik dan ilmiah. 

Kami berharap dengan proses autopsi jenazah ini dan penyelidikan yang dilakukan oleh Komnas HAM bahwa peristiwa tewasnya Brigadir J akan terang benderang. Saya sebagai Direktur Eksekutif Indonesia Police Monitoring berharap dan meminta kepada semua pihak agar menahan diri dalam menyampaikan pendapat yang bersifat spekulatif dan opini tanpa bukti kuat atau prasangka-prasangka yang bisa berujung fitnah kepada siapapun.

Kita menghormati dan mengapresiasi proses penyelidikan ini, apapun hasilnya nanti semoga menjawab semua misteri dan pertanyaan-pertanyaan publik selama ini. Semoga juga hasilnya bisa diterima semua pihak dengan lapang dada.

Selain itu, kami tetap mendorong Polri agar tidak ragu-ragu menetapkan siapapun menjadi tersangka dalam kasus ini apabila memang ada oknum yang patut dijadikan sebagai tersangka atau pelaku. Apakah nanti masuk delik pembunuhan berencana atau tidak, semua kita serahkan kepada proses penyelidikan. Yang terpenting sekarang adalah semua pihak, siapapun agar berhenti menyampaikan pendapat yang bersifat spekulatif karena hanya akan memperkeruh suasana. 

Kami juga berdoa semoga Almarhum Brigadir Yosuua mendapat tempat terbaik disisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga sabar serta tanah menerima semua ini. 

Jakarta, 28 Juli 2022

Ferdinand Hutahaean

Direktur Eksekutif Indonesia Police Monitoring

Diberdayakan oleh Blogger.