Header Ads

"AROGAN" Akibat Cekcok, Akses Masuk Rumah Wanita Hamil di Pasilian Kronjo Ditutup Tetangganya


TANGERANG -meraknusantara.com,- Sebuah tindakan tidak terpuji bahkan menjurus pada arogansi dilakukan oleh seorang tokoh masyarakat berinisial (M) di Desa Pasilian Kronjo Tangerang.

Akibat perbuatanya yang sewenang-wenang dan arogan ini menyebabkan Kesedihan menyelimuti hati keluarga Mukamad, warga Kp. Pasilian Lama RT 005/03 Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Pasalnya, sejak Rabu malam 30 November 2022, akses jalan masuk menuju rumahnya ditutup oleh seorang tetangganya.(M) Peristiwa itu terjadi setelah kedua keluarga itu terlibat cekcok. mulut.

Mukamad mengaku sedih atas kondisi ini. Setelah akses depan rumahnya ditutup, kini satu-satunya akses untuk keluar masuk rumah hanya melalui pintu dapur.

Yang membuatnya makin sedih karena ada salah satu anaknya yakni Murni sedang hamil tua. Dia khawatir jika sewaktu-waktu mau melahirkan, untuk sampai ke klinik terdekat harus memutar.

Anak Mukamad lainnya yakni Mulyanah mengatakan, akibat penutupan gerbang rumah milik orang tuanya itu, dua anaknya yang tinggal disitu, kalau mau mengaji juga harus memutar jalan.

Seperti diketahui, rumah milik Mukamad saat ini dihuni oleh 9 orang. Selain Mukamad dan istrinya Amdanah, rumah itu juga dihuni oleh dua anak Ahmad yang sudah berkeluarga dengan anak-anaknya.

"Atas keributan yang terjadi, keluarga kami sebenarnya sudah meminta maaf. Tapi, tetap saja gerbang rumah kami ditutup," kata Mulyanah, Selasa malam 6 Desember 2022.

Semula, gerbang rumah itu ditutup menggunakan triplek. Tapi kini telah ditutup permanen memakai bata hebel. 

Sementara, tetangga Mukamad yakni wanita bernisial M yang menutup gerbang rumah milik Ahmad mengaku tersinggung atas ucapan keluarga Ahmad saat terjadi adu mulut pada Rabu malam 30 November 2022.

"Akses jalan ini kan tanah kami. Selain itu ada ucapan silahkan ditutup dan itu berulang kali dikatakan. Makanya, oleh anak saya akhirnya ditutup," kata M, Selasa malam 6 Desember 2022.

Ketua RT setempat, Khaerudin mengaku sudah melakukan mediasi dengan memanggil kedua belah pihak, namun belum ada titik terang. Mediasi lanjutan akam dilakukan dengan difasilitasi pihak Pemdes Pasilian.

Sementara, atas polemik ini, Camat Kronjo, H. Tibi langsung memerintahkan Kasi Trantib Kecamatan Kronjo, Ruslan untuk turun ke lokasi pada Selasa malam (6/12/2022).

Ruslan didampingi salah satu anggotanya Ahmad mendatangi kedua belah pihak untuk mendapatkan informasi atas persoalan tersebut. "Semoga bisa diselesaikan dengan baik secara musyawarah kekeluargaan," katanya.

Mediasi di Pemdes Pasilian

Sementara, mediasi yang digelar Pemdes Pasilian mengundang dua keluarga tersebut belum menemui titik terang.

Kades Pasilian, H. Dulatip usai pertemuan Rabu (7/12/2022) mengatakan, pihaknya melalui RT setempat sudah mengundang kedua belah pihak untuk bermusyawarah. 

Namun, pertemuan itu belum membuahkan hasil. Meski demikian, H. Dulatip akan menempuh mediasi lanjutan agar masalah ini bisa diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan.

(red)

Diberdayakan oleh Blogger.