5 Orang Warga Telah Ditemukan Tak Bernyawa Lagi Akibat Banjir Bandang Melanda Kab Luwu


Luwu_SulSel.MERAKnusantara.com, - Berdasarkan info rilis yang dikirimkan oleh salah seorang tokoh aktifis penggiat LSM, Pers dan Lowyer di Kab Luwu oleh Andi Baso Juli, Sh.,Mh pada Sabtu 4 Mei 2024.

Menurut hasil pengamatan atas bencana alam banjir bandang yang melanda Kab Luwu saat ini, bahwa alam yang begitu kaya memberikan banyak hal bagi kita, jika ingin memenuhi kebutuhan secara kasak mata, maka kita akan menikmati pesona alam yang terbentang luas begitu indahnya. 

Tapi di satu sisi alam juga bisa memberikan bencana seperti longsor dan banjir  seperti yang terjadi sekarang ini hingga merenggut nyawa sejumlah orang warga yang tak berdosa. 

Perubahan bentang alam di daerah pegunungan (Pelebaran jalan), alih fungsi hutan dari kawasan lindung jadi perkebunan, dan eksploitasi alam yang besar telah menciptakan kerusakan pada wilayah hulu, pada saat hujan datang dengan curah yang tinggi air akan langsung turun ke sungai-sungai membawa lumpur. 

Sepertinya alam telah murka, kita tak bisa lagi berbuat apa-apa, mungkin perlu ikhlas menerima cobaan, berdoa, dan memohon ampunan atas keserakahan para penguasa tanpa memikirkan dampaknya. 

Mari kita buka mata, hati dan pikiran kita bahwa lingkungan alam saat ini menjadi satu di antara hal yang sangat serius perlu diperhatikan. Pasalnya kondisi lingkungan alam kita saat ini sedang tidak baik-baik saja. 

Lanjut Andi Baso Juli, SH.,MH mengibah dengan doa, semoga banjir kali ini  mulai menyadarkan kita akan keserakahan kita dan potensi bahaya yang lebih dahsyat tidak terjadi lagi kedepannya ! 

Namun yang harus dilakukan untuk saat ini adalah bagaimana membantu saudara-saudara yang terdampak dari bencana, menyalurkan bantuan secara materi maupun non materi serta Do'a. 

Karena saat ini masyarakat membutuhkan uluran tangan saudara-saudara yang punya kepedulian. Bukan teriakan karena teriakkan tidak akan mengembalikan rumah saudara-saudara kita yang telah hanyut. Tidak akan mengembalikan nyawa saudara-saudara kita yang meninggal dunia akibat terseret banjir. 

Tetapi yang dibutuhkan saat ini adalah penanganan pasca banjir yang terstruktur dan terkoordinasi dengan baik. 

Jika penangan banjir telah selesai dilakukan dan keluarga yang terkena dampak kembali beraktivitas seperti semula baru kita lakukan teriakan dan pikirkan langkah-langkah yang harus dlakukan untuk menjaga dan mengantisipasi agar tidak terjadi bencana yang lebih dahsyat,  tegas Salah Seorang Tokoh Aktifis Kab Luwu. (01_SS M Nasrum Naba)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama