Korban Pengeroyokan Meninggal Dunia Alm.Rifqillah Ruslan, Polisi Belum Menetapkan dan Melakukan Penahanan Tersangka ?


Luwu_SULSEL.MERAKnusantara.com- Peristiwa penganiayaan bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia oleh Rifqillah Ruslan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Seppong Irawan Sultan pada malam Kamis, 28 Mei 2025.

Rifqillah Ruslan (16) Jumat , 30 Mei 2025 pukul 09.00 wita. yang menghembuskan nafas terakhirnya di RS. Batara Guru Belopa Kab. Luwu Sulsel, diduga kuat  akibat karena mengalami penganiayaan secara bersama-sama atau  pengeroyokan pasca terjadinya insiden laka lantas di Kampung Seppong di persimpangan lorong jalan ke kampung Lonnyi. 


Kepala Desa Seppong Irwan Sultan. Kec. Belopa Utara Kab .Luwu yang sebelumnya di tabrak knalpot motornya oleh Korban Rifqillah Ruslan, menjadi pemicu terjadinya penganiyaan dengan pengeroyokan sebagaimana diungkapkan sejumlah sumber yang minta dirahasiakan identitasnya.

Rifqillah Ruslan yang mengalami sejumlah luka, diantar oleh temannya ke RS.Batara Guru untuk mendapatkan perawatan medis.


Hal sama juga demikian oleh Kepala Desa Seppong Irwan Sultan, sama-sama ke RS Sakit Batara Guru karena anaknya yang masih berusia (5 tahun) di bonceng juga mengalami luka dan tidak sadarkan diri akibat insiden laka lantas tersebut.

Hanya saja, sejumlah pihak keluarga dari pihak alm. Rifqillah Ruslan, karena saat mendapatkan perawatan medis oleh sejumlah perawat, Rifqillah Ruslan kembali dianiaya oleh Irwan Sultan yang menurut sejumlah sumber saksi, dikawal oleh sejumlah orang atau massa.

Dan menurut Ibu Kandung Korban Alm.Rifqillah Ruslan, Hasti berharap agar pihak penyidik benar-benar dapat melakukan tupoksinya secara obyektif dan profesional demi keadilan hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dari informasi dari pihak Keluarga Korban menduga, bahwa sampai saat ini pihak Kepolisian belum melakukan penangkapan dan penahanan serta penetapan tersangka. Lanjut menyebutkan bahwa menurut informasi yang didengar dari pihak Kepolisian Resort Luwu, bahwa semua itu ditunggu hasil Labfor dari Polda Sulsel, ungkapnya. (KBSs_ M Nasrum Naba)

Baca Juga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama