Tangerang- meraknusantara com - Tak mendapat jawaban atas dana Bansos miliknya yang selama ini dikangkangi orang lain Omi warga Buaran bambu RT 02/08 akan melakukan pelaporan resmi kepada pihak penegak hukum, dengan didampingi oleh Kuasa Hukumnya Andra wardina SH Omi dan keluarga bersepakat untuk melanjutkan permasalahan dana Bansos keranah hukum.(19/07/25)
Omi yang seorang oedagang ayam potong keliling pernah memiliki harapan ketika pemerintah desa mengajukan namanya dalam program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat. Namun, alih-alih mendapat bantuan, kenyataan pahit justru dialaminya.
“Saya baru tahu kalau dana bansos itu sudah dicairkan, padahal saya tidak pernah menerima satu rupiah pun. Bahkan saya tidak pernah pegang kartu ATM,” ungkap Omi kepada tim investigasi media.
Ketika menanyakan hal ini kepada Ketua RT, ia diarahkan ke kantor desa Buaran Bambu. Di sana, setelah dicek berdasarkan data individual dan hasil cetak transaksi dari tahun 2022 hingga 2024, ternyata benar dana bansos atas nama Omi sudah tercatat dicairkan dan tersalurkan ke rekening bank.
"Saya kaget. Katanya dana itu sudah dicairkan sejak 2022. Tapi saya enggak pernah merasa menerima apa pun," lanjutnya. Anehnya, baru pada tahun 2025, Omi dibuatkan kartu ATM baru untuk pencairan bansos dan itu pun hanya cair dua kali.
Dan dana bansos dari tahun 2022 hingga tahun 2024 hingga saat ini belum diketahui dimana rimbanya dan kartu ATM nya pun diduga masih berada ditangan orang yang tidak bertanggung jawab.
Omi yang didampingi penesehat Hukum serta awak media masih berharap ada niatan baik dari pihak Desa dan orang yang selama ini diduga menggelapkan dana bantuan /bansos miliknya
"Saya masih berharap ada niatan baik terhadap orang yang mengambil dana bansos saya sebelum saya melaporkan kasus ini keranah hukum" kata Omi
Pihak Desa Buaran bambu hingga saat ini tak memberikan keterangan apapun kepada awak media sulit dihubungi bahkan tak menjawab telepon dari wartawan.
(Asmawi)

Posting Komentar