Pasir Gadung - Tangerang/Merak Nusantara Com.- Seiring dengan Tuntutan globalisasi mendorong dunia pendidikan untuk melakukan inovasi terus menerus, Sekolah harus mulai berbenah untuk menciptakan terobosan yang tepat, baik dari manajemen sekolah, praktik pembelajaran di kelas, kesiapan fasilitas,ekstrakulikuler program unggulan dan sumber daya manusianya, dan lain sebagainya, Minggu 18/1/2026.
Hal ini yang akan di lakukan para alumni yayasan madrasah Tsanawiyah almamuniyah beserta motipator Ustad H Romdoni salah satu penggagas regenerasi peremajaan untuk masa depan yang lebih baik dan menjadi salah satu upaya untuk menciptakan sekolah yang unggul dan berprestasi.
Diskusi para alumni yang mewakili dari berbagai angkatan, termasuk angkatan tahun 1992,1993 dan 1997 angkatan tahun ini datang dari berbagai wilayah. Suasana terharu bercampur bahagia sangat terasa di antara mereka. Hadir pak haji bujaerimi dan istri bu hj maratul ulya mewakili dari keluarga besar almamuniyah, ustad hj goji, ibu siti mukodariyah
Acara di awali dengan ramah tamah antar sesama alumni dan para guru setelah sekian lama, hampir kurang lebih beberapa tahun tidak bertemu tepatnya pasca covid 19. Di lanjut sambutan dari Drs H bujaerimi sebagai pembuka sekaligus memberikan pemaparan terkait acara silaturrahmi para rekan alumni.
Sementara itu menurut H Romdoni selaku penggagas sekaligus motipator, kehadiran kami adalah, yang pertama sebagai ajang silaturrahmi dengan para alumni, yang kedua ziarah ke tempat Abaj kiyai H Mamun dan yang ketiga untuk kemajuan dan mengembalikan kejayaan yayasan madrasah Tsanawiyah Almamuniyah, semoga berkah untuk umat, dengan motto sesuai apa yang di berikan kepada murid muridnya terdahulu yaitu Berotak London berhati Ka'bah.
Di tempat yang sama rekan rekan alumni mengapresiasi kepada Ustad H Romdoni atas partisipasi dan gagasannya sehingga membuka pintu hati alumni yayasan madrasah Almamuniyah yang nantinya akan bergabung secara keseluruhan di acara reoni Akbar.
Adapun Motto dari Berotak London Berhati Ka'bah adalah, berpikiran yg jenius berdasarkan ahlusunah wal Jamaah, Dimna di tanam di sana tumbuh,
Memasuki sesi terakhir yaitu tanya jawab dan ziarah ke makam Pendiri yayasan madrasah Tsanawiyah Almamuniyah yaitu KH Ma'mun, di lanjut makan nasi liwet bersama.
*( Ilay Ghostafo )*

Posting Komentar