Desakan masyarakat menguat,Aliansi MUAK minta atensi Kejari Luwu timur bongkar dalang Dana CSR PT.Vale


Malili -  meraknusantara.com,- aliansi masyarakat Luwu timur anti korupsi MUAK datangi kantor kejaksaan negeri malili bersama sejumlah aktifis dan mahasiswa beberkan sejumlah kasus yang diduga adanya indikasi cacat prosedur dan butuh perhatian khusus oleh APH diluwu timur

Polemik pengadaan ambulans “Garda Sehat Desa” yang bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Vale Indonesia Tbk kembali memanas dan menjadi sorotan publik luas di Kabupaten Luwu Timur.

Juru Bicara Aliansi Muak, DG Muri (inisial), menegaskan kedatangan mereka ke Kejaksaan bukan sekadar melakukan audiensi biasa, tetapi untuk memperjelas sejauh mana penanganan polemik ambulans desa yang disebut bersumber dari CSR PT Vale untuk 24 desa pemberdayaan.

“Kami hadir di Kejaksaan untuk memperjelas penanganan pengelolaan dana CSR agar kasus ambulans Garda Sehat yang bersumber dari CSR PT Vale untuk 24 desa pemberdayaan ini secepatnya terbuka dan apakah ini hanya sekadar viral di media sosial atau memang sudah ada penanganan serius dari pihak Kejaksaan,” tegas DG Muri.

Dalam keterangannya di hadapan peserta audiensi.

Kasi Intel Deri Fuad Rachman menyampaikan bahwa polemik ambulans CSR Vale yang saat ini ramai diperbincangkan telah menjadi perhatian serius Kejaksaan Negeri Luwu Timur.

Sementara itu, Aliansi Muak meminta agar proses penanganan polemik pengadaan ambulans CSR Vale dilakukan secara terbuka dan profesional karena isu tersebut telah berkembang luas di tengah masyarakat.

Harapan kami, baik Kejaksaan maupun Polri menangani persoalan ini secara transparan. Karena isu ambulans ini sudah tersebar luas dan menjadi perhatian publik,” ungkap DG Muri.

Ia menegaskan masyarakat berhak mengetahui perkembangan proses hukum agar tidak terus muncul spekulasi maupun dugaan liar di ruang publik.

Namun begitu Selain audiensi, Kasi Intel Deri Fuad Rachman dan Kasi Pidsus Samuel Arum TF juga melakukan pernyataan pers bersama rekan-rekan Aliansi Muak.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Kejaksaan Negeri Luwu Timur bersama Aliansi Muak menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Luwu Timur agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berkembang di media sosial maupun ruang publik.

Mereka juga meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum untuk memproses segala bentuk persoalan yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi di Luwu Timur.

“Kami menghimbau masyarakat tetap tenang dan mempercayakan proses ini kepada aparat penegak hukum,” ujar pihak Kejaksaan dalam pernyataan pers tersebut.

Baca Juga

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama

Iklan

Iklan Hari Pendidikan Nasional