TANGERANG – Merak Nusantara Com. Warga Kampung Pangodokan Kidul RT 03/03, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan seorang wanita muda yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan, Selasa (19/5/2026) sore.
Korban diketahui berinisial R.A. (28), seorang karyawan swasta asal Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.
Kapolsek Pasar Kemis, AKP Humaedi, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian menerima laporan warga sekitar pukul 14.30 WIB setelah adanya kecurigaan terhadap kondisi kontrakan korban.
“Awalnya saksi mendapat informasi dari anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi. Mereka melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam kontrakan. Setelah dilakukan pengecekan oleh warga, korban ditemukan sudah dalam kondisi tergantung di dalam kamar,” ujar AKP Humaedi, Rabu (20/5/2026).
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Samsuri. Saat itu, ia mendapat informasi dari anak-anak yang bermain di sekitar kontrakan bahwa terdapat sosok menyerupai “pocong” di dalam kamar dengan kondisi pintu sedikit terbuka.
Karena penasaran, saksi kemudian melakukan pengecekan melalui ventilasi jendela. Dari celah ventilasi tersebut, saksi melihat seorang perempuan dalam posisi tergantung menggunakan tali yang terikat pada bagian coran pintu kamar mandi.
Mengetahui kejadian tersebut, warga langsung melaporkannya ke Polsek Pasar Kemis.
Mendapat laporan, personel Polsek Pasar Kemis bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang dan tim medis RSUD Balaraja segera mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Di lokasi, petugas menemukan korban dalam posisi tergantung dengan sebuah kursi berada tepat di bawah tubuh korban.
Kanit Reskrim Polsek Pasar Kemis, IPDA Ahmad Dasuki, S.E., M.M., mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, tidak ditemukan luka akibat kekerasan fisik pada tubuh korban. Namun demikian, kami tetap melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan keterangan lain guna memastikan penyebab kematian korban,” ungkapnya.
Selain itu, petugas juga menemukan bekas kotoran pada bagian belakang celana korban serta cairan pada bagian depan celana, yang umum ditemukan dalam kasus gantung diri.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Balaraja guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui korban baru sekitar tiga hari menempati kontrakan tersebut dan belum sempat melapor kepada Ketua RT maupun menyerahkan identitas kepada pemilik kontrakan.
“Korban baru tinggal di lokasi sekitar tiga hari. Awalnya identitas korban juga belum diketahui karena belum melapor kepada RT maupun pemilik kontrakan,” tambah IPDA Ahmad Dasuki.
Setelah dilakukan pendalaman bersama Unit Identifikasi Polresta Tangerang, identitas korban akhirnya berhasil diketahui dan pihak keluarga telah dihubungi untuk proses pengurusan serta pemulasaraan jenazah secara keagamaan.
“Pihak keluarga sudah kami hubungi dan jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tutup AKP Humaedi.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait latar belakang dan penyebab pasti korban mengakhiri hidupnya.
*( Red / MMA )*

Posting Komentar