Rajeg,meraknusantara.com Saat melintas jalan raya kukun mauk pada Sabtu, 29 Agustus 2006, seorang wartawan menemukan seorang pekerja instalasi WiFi sedang menarik kabel pada ketinggian di atas tangga tanpa menggunakan alat pelindung diri (APD) atau pengaman keselamatan kerja. Kondisi itu dinilai sangat berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa pekerja tersebut.
Kejadian terlihat di lokasi pemasangan jaringan milik penyedia layanan WiFi RajegNet. pekerja terlihat berdiri di atas tangga tanpa tali pengaman, dan tanpa sarung tangan. Kabel listrik dan kabel data terlihat saling berdekatan, sehingga risiko sengatan listrik .
Saat dikonfirmasi, pihak yang mengaku dari RajegNet memberikan penjelasan singkat namun tidak rinci tentang prosedur keselamatan yang diterapkan. Belum ada konfirmasi resmi mengenai apakah pekerja tersebut mendapat pelatihan keselamatan kerja atau apakah perusahaan menyediakan APD yang layak.
Warga setempat menyatakan keprihatinan atas praktik seperti ini. "Kami khawatir jika tidak ada tindakan pencegahan, bisa terjadi kecelakaan serius," ujarnya. Warga berharap penyedia layanan segera meninjau prosedur kerja lapangan dan memastikan setiap pekerja memakai APD sesuai standar keselamatan.
Mereka juga menyarankan perusahaan untuk melakukan pelatihan rutin dan memastikan standar instalasi dipatuhi untuk mencegah kecelakaan.
Kami akan terus memantau dan mengupayakan konfirmasi lebih lanjut dari pihak RajegNet dan instansi terkait untuk klarifikasi dan tindakan pencegahan.
(Yanto/gondrong)


