BANDUNG | meraknusantara.vom,- Memasuki usia ke-6 tahun 2026, media daring Kalibernews.net menegaskan komitmen untuk terus berpegang pada prinsip "Berbicara Fakta Tanpa Rekayasa". Dalam jumpa pers yang digelar bertepatan dengan peringatan hari jadi, Minggu (26/7/2026), Pimpinan Redaksi sekaligus Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Garut menyampaikan sejumlah arah kebijakan baru lembaga.
Dalam sambutannya, Pimpinan Redaksi mengawali dengan ucapan syukur kepada Allah SWT atas segala izin dan kemudahan yang diberikan hingga Kalibernews.net mampu bertahan dan berkembang selama enam tahun.
"Ucapan terimakasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada seluruh jajaran redaksi, para tamu undangan dari berbagai elemen organisasi, rekan-rekan pimpinan media dan insan pers. Khususnya kami ucapkan terima kasih kepada keluarga besar Paguyuban Banten yang telah memberikan dukungan luar biasa dan mempersilahkan gedungnya menjadi kantor redaksi kami," ujarnya.
Di momen bersejarah ini, Pimpinan Redaksi juga mengumumkan langkah strategis berupa penyegaran atau perombakan susunan anggota dan wartawan Kalibernews.net pasca kegiatan peringatan hari jadi ini.
Langkah ini diambil karena ditemukannya sejumlah nama yang sudah tercatat memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA), surat tugas, dan tercantum dalam susunan redaksi, namun keberadaannya tidak efektif, sulit dihubungi, serta tidak menjalankan tugas sesuai kode etik jurnalistik.
"Kami akan melakukan penghapusan nama dan mengeluarkan pengumuman resmi terkait status keanggotaan. Kami lebih memilih jumlah anggota yang sedikit namun benar-benar bekerja secara efektif. Kalibernews.net tidak mengejar kuantitas, melainkan kualitas yang mengutamakan prinsip dan kaidah jurnalistik yang benar," tegasnya.
Selama enam tahun perjalanannya, Kalibernews.net yang bermula dari media lokal Jawa Barat kini telah berkembang menjangkau tingkat nasional, dengan perwakilan yang tersebar di berbagai provinsi mulai dari Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Lampung, Sumatera, Sulawesi Tengah, Sumatera Utara, hingga Maluku Utara dan Maluku.
Pihaknya berharap, penyegaran organisasi ini akan semakin memperkokoh peran media sebagai mitra masyarakat yang independen, kredibel, dan bertanggung jawab dalam menyajikan informasi yang berimbang dan faktual.
(Red/Op)


