Meraknusantara

LKM MABA FH UNANDA 2026: Dari Hutan Sarambualla, Lahir Kader Hukum yang Menolak Lupa Keadilan - Ignorantia Juris Non Excusat!


SARAMBUALLA, LUWU UTARA - SULSEL.MERAKnusantara.com - Di tengah rimbunnya hutan dan dinginnya Desa Sarambualla, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (FH UNANDA) Palopo kembali menempa generasi penerusnya. Kegiatan *Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Mahasiswa Baru (LKM Maba) Fakultas Hukum Tahun Akademik 2026* sukses dilaksanakan selama dua hari, *24 s/d 25 September 2026*.


Tidak seperti LKM pada umumnya yang dilaksanakan di gedung ber-AC, panitia tahun ini memilih alam terbuka sebagai ruang kelas ideologi. Tenda-tenda putih berdiri di bawah pohon besar, motor-motor kader terparkir rapi di antara semak, dan spanduk-spanduk hitam dengan tulisan merah menyala menghiasi lokasi, sebagaimana terlihat dalam dokumentasi: *"NOODWEER 23 - IGNORANTIA JURIS NON EXCUSAT"* dan *"Hanya Satu Hal Yang Menghina TUHAN Yaitu, KETIDAKADILAN!!!"* - menjadi ruh dari kegiatan ini.

Pesan itu jelas: Tidak ada alasan untuk tidak tahu hukum, dan perjuangan tertinggi seorang sarjana hukum adalah melawan ketidakadilan.

*Kehadiran Pimpinan Universitas dan Fakultas*

Kegiatan yang sarat akan nilai intelektual ini dihadiri langsung oleh jajaran civitas akademika UNANDA sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kaderisasi. Hadir dan memberikan arahan:

1.  *Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Prestasi, DR. Ir. Hasbi, S.T., http://M.SP., IPU., ASEAN Eng.*

2.  *Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma, Burhanuddin, S.H., M.H.*

Kehadiran pimpinan universitas dan fakultas di tengah hutan Sarambualla menjadi simbol bahwa FH UNANDA tidak hanya mendidik di dalam kelas, tetapi juga membangun karakter di alam.

*Materi Ideologis dan Pemateri Lintas Generasi*

LKM Maba tahun ini dirancang komprehensif dengan menghadirkan pemateri dari para Senior, Alumni, dan Demisioner BEM FH UNANDA lintas generasi, termasuk Presiden BEM FH Pertama.

*Susunan Panitia Pelaksana Tahun 2026:*

- Ketua Panitia: Muhammad Asril Saputra Irawan

- Sekretaris: Alfiah Anugerah

- Bendahara: St. Nurazisah

- Ketua BEM 2026/2027: Galang

- Wakil Ketua BEM: Ashar

*Materi dan Para Pemateri:*

Kader Maba tidak hanya diberi materi seremonial, tetapi materi-materi fundamental yang akan menjadi bekal sebagai Mahasiswa Hukum:

- *Pengantar Ilmu Hukum* - Oleh Muh. Afif Ikhlas (Demisioner BEM 2025/2026) & Sulfiardi (Demisioner BEM)

- *Kerangka Berpikir Ilmiah (KBI)* - Oleh Ahmad Faidul Haq (Kabid Advokasi BEM FH 2024/2025) - Materi ini mengajarkan kader berpikir logis, kritis, dan sistematis sebelum mengeluarkan pendapat hukum.

- *Pengantar Hukum Indonesia (PHI)* - Oleh Viki (Demisioner BEM FTI 2023/2024)

- *Management Aksi* - Oleh *M. Nasrum Naba, C.L.A (Presiden BEM FH Pertama / Ketua Investigasi LSM ASPIRASI / Direktur LBH NO VIRAL NO JUSTICE)* - Materi legendaris yang mengajarkan taktik, teknik, etika, dan manajemen aksi massa yang damai, tertib, dan bermartabat sesuai konstitusi. Peserta diajarkan bagaimana orasi bukan sekadar teriak, tapi menyampaikan kebenaran hukum.

- *Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi (KMO)* - Oleh Galang (Ketua BEM FH 2026/2027 Saat Ini)

- *Pemberdayaan Perempuan dalam Gerakan Hukum* - Oleh Putri Rejeki (BEM FH)

- *Prestasi dan Akademik* - Oleh Arifadek (Kabid Prestasi dan Akademik BEM FH) & Ashar (Wakil Ketua BEM 2026/2027)

Seperti terlihat dalam foto, metode pembelajaran dilakukan secara lesehan di atas terpal biru, melingkar di bawah pohon, dengan papan tulis putih kecil di tengah. Metode ini sengaja menghilangkan sekat antara senior dan yunior, antara pemateri dan peserta, menciptakan dialektika yang egaliter dan intelektual.

*Komitmen Idealis: Melahirkan Yuris Yang Berpihak Pada Keadilan*

Ketua Panitia, Muhammad Asril Saputra Irawan, dalam laporannya menegaskan bahwa pemilihan tema dan lokasi di Sarambualla bukan tanpa alasan.

"Kami ingin Maba FH UNANDA memahami bahwa hukum itu tidak lahir di gedung mewah, tapi lahir dari rahim rakyat dan alam. Spanduk 'Ketidakadilan Menghina Tuhan' itu adalah sumpah kami. Kami ingin melahirkan kader hukum yang tidak buta huruf hukum - Ignorantia Juris Non Excusat - dan tidak diam melihat ketidakadilan di Luwu Raya, mulai dari kasus reforma agraria di Luwu Timur hingga perampasan ruang hidup," tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari dua malam ini ditutup dengan deklarasi komitmen bersama seluruh Maba untuk menjaga nama baik Almamater FH UNANDA, menjunjung tinggi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan siap menjadi garda terdepan penegakan hukum yang berkeadilan di Tana Luwu.

*FH UNANDA JAYA! FIAT JUSTITIA RUAT CAELUM!*

Laporan Biro Sulsel Merak Nusantara Com.

Lebih baru Lebih lama

ads

Magspot Blogger Template

ads

Magspot Blogger Template
Magspot Blogger Template

نموذج الاتصال