Meraknusantara

HARI KESAKTIAN PANCASILA 2026: KEPALA SMPN 2 RAJEG SUJAI AJAK GENERASI MUDA RAWAT PERSATUAN DAN NILAI KEBANGSAAN


Merak Nusantara.com  TANGERANG — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum penting untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Pesan tersebut disampaikan Kepala SMP Negeri 2 Rajeg, Sujai, S.Pd., M.Pd., yang mengajak seluruh keluarga besar sekolah menjadikan Pancasila bukan sekadar simbol kenegaraan, melainkan pedoman dalam membentuk karakter dan perilaku generasi muda.

Menurutnya, lingkungan pendidikan memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai persatuan, kebersamaan, gotong royong, toleransi, serta rasa cinta terhadap tanah air kepada para peserta didik.

Mari kita jadikan Pancasila sebagai landasan dalam memperkuat persatuan, menjaga kebersamaan, serta membangun karakter generasi muda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan cinta tanah air," ujar Sujai.

Ia menegaskan bahwa semangat Pancasila perlu diwujudkan melalui tindakan nyata di lingkungan sekolah. Sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, disiplin, bertanggung jawab, dan menjaga persatuan merupakan bagian penting dari pendidikan karakter.

Bagi dunia pendidikan, momentum Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi pengingat bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berbicara mengenai prestasi akademik. Pembentukan karakter peserta didik menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Sujai berharap momentum 1 Oktober dapat menjadi refleksi bersama bagi seluruh keluarga besar SMPN 2 Rajeg untuk terus memperkuat semangat kebangsaan dan menciptakan lingkungan pendidikan yang positif.

Dengan semangat Pancasila, mari bersama-sama mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan Indonesia yang lebih maju. Pancasila Pemersatu Bangsa," tegasnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMP Negeri 2 Rajeg pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian—mulai dari ruang kelas, lingkungan sekolah, hingga kehidupan bermasyarakat.

Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi untuk dihayati dan diwujudkan dalam tindakan. Dari sekolah, karakter kebangsaan ditempa; dari generasi muda, masa depan Indonesia dipertaruhkan.


(Red/Op)

Lebih baru Lebih lama

ads

Magspot Blogger Template

ads

Magspot Blogger Template
Magspot Blogger Template

نموذج الاتصال