Palopo, 31 Oktober 2026 - SULSEL.MERAKnusantara.com+Aksi damai tolak eksekusi cacat hukum di depan PN Palopo pada Rabu 29 Oktober 2026 siang berakhir ricuh. Jenderal Lapangan (Jenlap) aksi, *M. Nasrum Naba*, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh Kabag Ops Polres Palopo *Kompol Jhon Paerunan (JON.P).*
*KRONOLOGI LENGKAP:*
Pukul 11.00 WITA massa LSM Aspirasi gelar aksi damai tolak eksekusi 17/Pdt.G/2023/PN Plp. Dasar tolak: 1) Grosse Lelang No.260/2014 diduga palsu, 2) Utang lunas 31 Jan 2020 Surat BTPN No.7001135-ADDPK-7307-1211, 3) Ada Derden Verzet 54/Pdt.Bth/2026/PN Plp sidang 11 Nov 2026 - 27 Jan 2027 (HIR 195 ayat 6 & SEMA 1/2010 wajib tunda).
Pukul 11.34 WITA saat Jenlap M. Nasrum Naba orasi damai, Kabag Ops Kompol Jhon Paerunan tanpa SOP Dalmas, arogan, langsung menyerang. *Detik 00:22 Video durasi 2:39 - M. Nasrum Naba DIBANTING keras hingga JATUH TERSUNGKUR ke jalanan aspal.* Baju kotor, badan memar.
_"Saya dibanting seperti bukan manusia. Padahal saya aksi damai, tidak anarkis,"_ kata M. Nasrum Naba.
*PENGANIAYAAN BUKAN PENGAMANAN:* Melanggar Pidana Pasal 351 KUHP, Perkap 7/2022 Kode Etik Berat, Perkap 1/2009 SOP Dalmas, dan Program Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto: Polri Bersama Masyarakat - Humanis.
*KASI PROPAM POLRES ARAHKAN LAPOR KE POLDA:* Kasi Propam Polres Palopo via HP menegaskan: _"Untuk pelaporan anggota Pamen harus di Propam Polda Sulsel."_ Maka korban lapor langsung ke Bidpropam Polda Sulsel dan Divpropam Mabes Polri.
*MOSI TIDAK PERCAYA KE KASAT & KANIT:* Massa juga nyatakan mosi tidak percaya kepada Kasat Reskrim IPTU Ridwan Parinta dan Kanit Tipidum IPDA Suwadi karena laporan Grosse Palsu mandek 404 hari hingga Bidpropam Polda Sulsel turun tangan SP3D No.B/Pam-972/X/2026/Bidpropam Tgl 22 Okt 2026.
*TUNTUTAN:* 1) Copot Kabag Ops Kompol Jhon Paerunan - Proses pidana & KKEP, 2) Copot Kasat Reskrim & Kanit Tipidum, 3) Lindungi korban M. Nasrum Naba dan Abdul Hamid korban eksekusi 30 Okt 09.00-11.00 WITA.
Narahubung: M. Nasrum Naba [HP_082346878687]



