Kabupaten Semarang, – Seorang warga Desa Lemahireng Krajan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Riadi (Adi), menyampaikan harapannya kepada Presiden RI Prabowo Subianto agar memperoleh keadilan dalam penyaluran Program Bantuan Pangan pemerintah. Adi mengaku hingga kini belum tercatat sebagai penerima bantuan meski kondisi ekonominya dinilai layak mendapatkan bantuan.
Adi, warga RT 02 RW 02 Desa Lemahireng Krajan, mengatakan dirinya bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sehingga berharap dapat memperoleh bantuan pangan dari pemerintah.
"Saya sudah berusaha ke sana-kemari, tetapi nama saya belum masuk dalam daftar penerima. Padahal kebutuhan sehari-hari semakin sulit. Saya hanya meminta keadilan dan berharap bisa diperhatikan," ujar Adi saat ditemui di kediamannya, Selasa (22/7/2026).
Menurut Adi, sebelumnya ia telah menyampaikan persoalan tersebut kepada perangkat desa setempat. Namun hingga kini belum ada kepastian apakah namanya akan dimasukkan sebagai penerima Program Bantuan Pangan atau bantuan cadangan beras pemerintah.
Ia berharap pemerintah, khususnya Presiden Prabowo Subianto, dapat memberikan perhatian kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang belum terdata agar tidak terlewat dalam program bantuan sosial.
Sementara itu, perangkat Desa Lemahireng Krajan menyatakan akan melakukan pendataan dan verifikasi ulang terhadap warga yang belum menerima bantuan. Pemerintah desa juga berencana berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Semarang untuk mengusulkan nama-nama warga yang dinilai memenuhi persyaratan sebagai calon penerima bantuan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Istana Kepresidenan terkait permohonan yang disampaikan oleh warga tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila terdapat keterangan resmi dari pihak terkait.
Redaksi


