Meraknusantara

RICUH! AKSI DAMAI GAM-LR DI PDAM MANGKALUKU PALOPO TANPA PENGAWALAN POLISI, MAHASISWA DIPUKULI KARYAWAN PDAM - KORBAN LEBAM DAN BENJOL


PALOPO, NO VIRAL NO JUSTICE - SULSEL.MERAKnusantara.com,- 

Aksi damai Gerakan Aksi Mahasiswa Luwu Raya (GAM-LR) di Kantor PDAM Tirta Mangkaluku Kota Palopo, berakhir ricuh dan berdarah, [Hari ini]. Aksi yang menyoroti krisis air bersih yang sudah berbulan-bulan dirasakan warga Palopo itu, diduga tidak mendapat pengawalan aparat keamanan dari Polres Palopo.

Berdasarkan video dan foto yang diterima redaksi dari Tim Investigasi LSM ASPIRASI, aksi awalnya berjalan damai. Mahasiswa membakar ban dan membawa perabot rumah tangga seperti ember dan baskom sebagai simbol penderitaan warga yang sulit mendapat suplai air bersih PDAM.


"Tiba-tiba datang seorang berpakaian preman menendangi simbolis aksi kami dari perabot rumah tangga. Padahal itu lambang kepedulian kami kepada masyarakat," ujar salah satu peserta aksi dalam video.

Situasi makin memanas ketika sejumlah orang yang diduga *karyawan PDAM Palopo berseragam biru muda* keluar dan langsung melakukan pemukulan terhadap mahasiswa yang orasi di pintu gerbang.

Dalam video berdurasi 4 menit yang beredar, terlihat jelas beberapa karyawan PDAM melakukan pemukulan, penendangan, dan pengejaran terhadap mahasiswa hingga ke jalan raya. Sejumlah mahasiswa mengalami luka lebam dan benjol akibat hantaman.

"Penyampaian aspirasi yang seharusnya dilayani dengan diskusi oleh Direktur dan Direksi PDAM, justru dijawab dengan pukulan yang tak berperikemanusiaan," tegas Ketua LSM ASPIRASI, M. Nasrum Naba, S.H., yang menerima pengaduan dari GAM-LR.

Akibat kejadian tersebut, GAM-LR menyatakan akan menempuh jalur hukum dan melaporkan sejumlah karyawan PDAM Tirta Mangkaluku ke Polres Palopo atas dugaan tindak pidana penganiayaan Pasal 351 KUHP dan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, serta pelanggaran UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Manajemen PDAM Tirta Mangkaluku dan Polres Palopo belum memberikan keterangan resmi.

(Laporan Ka. Biro Sulsel M Nasrum Naba)

Lebih baru Lebih lama

ads

Magspot Blogger Template

ads

Magspot Blogger Template
Magspot Blogger Template

نموذج الاتصال